Jakarta, 9 Mei 2026 – Kericuhan antarpendukung terjadi usai pertandingan antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC yang berujung pada aksi pembakaran sejumlah kendaraan di sekitar lokasi pertandingan.
Menurut informasi dari aparat keamanan, situasi mulai memanas setelah laga berakhir dan kerumunan suporter terlibat aksi saling dorong hingga berkembang menjadi perusakan fasilitas dan kendaraan.
Beberapa kendaraan yang berada di sekitar area pertandingan dilaporkan mengalami kerusakan dan terbakar akibat aksi massa. Asap tebal sempat terlihat di sejumlah titik sehingga memicu kepanikan warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi.
Aparat kepolisian segera diterjunkan untuk mengendalikan situasi dan membubarkan massa agar kerusuhan tidak meluas. Petugas juga melakukan pengamanan tambahan di area stadion dan jalur akses keluar masuk penonton.
Kericuhan pascalaga sepak bola kembali menjadi sorotan karena dinilai mencoreng semangat sportivitas dalam dunia olahraga. Banyak pihak menyayangkan aksi kekerasan yang terjadi setelah pertandingan selesai.
Pengamat olahraga menilai penguatan edukasi terhadap suporter dan sistem pengamanan pertandingan harus terus diperbaiki untuk mencegah insiden serupa kembali terulang.
Selain kerugian materi akibat pembakaran kendaraan, kericuhan seperti ini juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum.
Masyarakat sekitar mengaku panik saat kerusuhan pecah karena suasana mendadak tidak terkendali. Sejumlah warga memilih menjauh dari lokasi demi menghindari risiko terkena dampak kericuhan.
Pihak kepolisian kini masih melakukan pendataan kerusakan dan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam aksi anarkis tersebut.
Hingga situasi dinyatakan kondusif, aparat keamanan tetap berjaga di sekitar lokasi pertandingan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kericuhan lanjutan.