Menteri Dalam Negeri mendorong mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) Kampus Nusa Tenggara Timur untuk memperluas pandangan mengenai pilihan karier setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi memiliki peluang untuk berkontribusi di berbagai sektor, baik di instansi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, maupun bidang strategis lainnya.
Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya membangun kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai ilmu akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, komunikasi, serta keterampilan beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Ia menjelaskan bahwa tantangan pembangunan nasional membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki integritas, semangat pengabdian, dan kemampuan berkolaborasi lintas disiplin. Karena itu, mahasiswa didorong untuk terus mengembangkan kapasitas diri agar mampu bersaing sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Selain membahas prospek karier, Mendagri juga mengajak mahasiswa untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat bela negara dalam setiap aktivitas. Menurutnya, kecintaan terhadap tanah air dapat diwujudkan melalui dedikasi dan profesionalisme di bidang pekerjaan apa pun yang dipilih.
Mahasiswa juga didorong untuk memanfaatkan berbagai kesempatan pengembangan diri, seperti pelatihan, riset, program magang, dan kegiatan organisasi. Pengalaman tersebut dinilai dapat memperkaya kemampuan sekaligus memperluas jaringan yang bermanfaat saat memasuki dunia kerja.
Melalui pesan tersebut, Mendagri berharap lulusan Unhan Kampus NTT mampu menjadi generasi yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan. Dengan kompetensi yang kuat dan pilihan karier yang semakin luas, mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional di berbagai bidang.