Jakarta, 30 Agustus 2026 – Marco Bezzecchi mengungkap pengalamannya saat terlibat duel sengit dengan Marc Marquez dalam balapan utama MotoGP Aragon 2026. Keduanya sempat berdekatan dalam pertarungan posisi sebelum Marquez akhirnya mengambil alih posisi terdepan.
Bezzecchi yang membela Aprilia mengawali balapan dari pole position. Ia sempat berada di depan Marquez dan Pedro Acosta, tetapi persaingan ketat membuat posisinya terus mendapat tekanan.
Momen paling menarik terjadi ketika Bezzecchi dan Marquez saling berdekatan di lintasan. Keduanya bahkan sempat terlihat seperti berdempetan saat melaju di trek.
Bezzecchi Ibaratkan Seperti Pegas
Bezzecchi menggambarkan situasi tersebut dengan perumpamaan menarik. Menurutnya, ketika dirinya dan Marquez berada berdampingan, motor mereka seperti saling menarik.
“Ketika kami berdampingan, rasanya seperti pegas. Saya ingin menjauh, tetapi malah tertarik kembali,” ujar Bezzecchi.
Situasi tersebut membuat Bezzecchi kesulitan mengambil posisi ideal untuk melakukan pengereman. Ia mengaku terlalu berada di sisi kiri lintasan sehingga tidak bisa mengerem seperti yang diinginkan.
Acosta Manfaatkan Kesempatan
Kesulitan Bezzecchi kemudian dimanfaatkan Pedro Acosta. Pembalap KTM tersebut berhasil mengambil keuntungan dari situasi duel dan merebut posisi di depan Bezzecchi.
Bezzecchi mengakui Acosta memang memiliki keunggulan pada momen tersebut. Ia menilai hasil akhirnya kemungkinan tetap akan sama meski dirinya mampu mengambil posisi pengereman yang lebih baik.
“Sejujurnya, dia memang lebih cepat. Saya pikir dia tetap akan mengalahkan saya,” kata Bezzecchi.
Bezzecchi akhirnya menyelesaikan balapan utama MotoGP Aragon di posisi ketiga. Hasil tersebut membuatnya tetap berada di papan atas klasemen sekaligus melengkapi akhir pekan yang positif setelah sebelumnya merebut pole position.
Marquez Kembali Kuasai Aragon
Marc Marquez akhirnya keluar sebagai pemenang MotoGP Aragon 2026. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan ketiganya secara beruntun di Aragon sekaligus memperkuat reputasinya di sirkuit yang menjadi salah satu trek favoritnya.
Marquez juga sempat melakukan manuver penting terhadap Bezzecchi pada lap keenam untuk merebut posisi terdepan. Ia kemudian mampu mempertahankan keunggulan hingga garis finis.
Pedro Acosta finis kedua, sedangkan Bezzecchi melengkapi podium di posisi ketiga.
Bagi Bezzecchi, hasil tersebut tetap menjadi pencapaian positif. Ia mengaku telah memberikan kemampuan terbaik dalam dua balapan di Aragon dan merasa tim Aprilia menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan musim sebelumnya.
Duel dengan Marquez pun menjadi salah satu momen paling menarik dalam persaingan MotoGP Aragon 2026, terutama karena Bezzecchi mampu memberikan tekanan kepada juara dunia tersebut sebelum akhirnya harus puas finis di podium.