Rabu, 8 Juli 2026 Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, mengalami malam yang sulit saat menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Di tengah upaya membawa Les Bleus bangkit, rasa frustrasi sang bintang memuncak hingga berujung kartu kuning usai terlibat insiden dengan kiper Spanyol, Unai Simon.
Peristiwa tersebut terjadi ketika Mbappe berusaha mengejar bola di dalam area pertahanan lawan. Dalam perebutan bola, terjadi kontak dengan Unai Simon yang membuat wasit langsung menghentikan permainan dan memberikan peringatan kepada kapten Prancis itu.
Kartu kuning menjadi gambaran betapa besarnya tekanan yang dirasakan Mbappe sepanjang pertandingan. Sepanjang laga, ia terus mendapat pengawalan ketat dari lini belakang Spanyol sehingga ruang geraknya sangat terbatas dan peluang untuk menciptakan ancaman pun minim.
Spanyol memang tampil disiplin dalam meredam pemain-pemain kunci Prancis. Selain menjaga jarak antarlini tetap rapat, para bek La Roja secara konsisten menutup jalur umpan menuju Mbappe, memaksanya lebih sering bergerak menjauh dari area berbahaya.
Di sisi lain, Mbappe tetap berusaha memberikan kontribusi melalui kecepatan dan kemampuan individunya. Namun setiap upaya menembus pertahanan lawan selalu mendapat respons cepat dari para pemain Spanyol yang tampil sangat terorganisasi.
Insiden dengan Unai Simon tidak berkembang menjadi keributan yang lebih besar. Setelah mendapat kartu kuning, Mbappe langsung kembali fokus melanjutkan pertandingan meski terlihat masih menunjukkan ekspresi kecewa atas jalannya laga.
Kekalahan dari Spanyol sekaligus mengakhiri langkah Prancis di Piala Dunia 2026. Les Bleus harus mengubur ambisi melaju ke final setelah gagal menemukan cara untuk membongkar pertahanan lawan yang tampil nyaris tanpa celah.
Bagi Mbappe, pertandingan tersebut menjadi salah satu ujian terberat sepanjang turnamen. Meski gagal membawa Prancis ke partai puncak, penyerang berusia 27 tahun itu tetap diharapkan menjadi sosok penting dalam upaya Les Bleus bangkit dan kembali bersaing di turnamen internasional berikutnya.