Jakarta, 11 Mei 2026 – Andre Rosiade mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian serius terhadap upaya pemulihan pascabencana di berbagai daerah. Hal itu disampaikan setelah dirinya mengumpulkan sejumlah balai di lingkungan pekerjaan umum untuk membahas percepatan penanganan infrastruktur dan bantuan bagi masyarakat terdampak.
Menurut Andre, pemerintah pusat meminta seluruh jajaran terkait bergerak cepat dalam memperbaiki fasilitas umum yang rusak akibat bencana, termasuk jalan, jembatan, saluran irigasi, dan infrastruktur pendukung lainnya.
Ia menegaskan pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat yang terdampak secara langsung.
Dalam pertemuan tersebut, balai-balai pekerjaan umum diminta meningkatkan koordinasi dan mempercepat proses penanganan di lapangan agar masyarakat bisa segera kembali menjalani aktivitas normal.
Pemerintah disebut ingin memastikan bantuan dan perbaikan infrastruktur dapat berjalan efektif, terutama di wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir, longsor, gempa, atau bencana alam lainnya.
Pengamat kebijakan publik menilai kecepatan respons pemerintah dalam masa pemulihan sangat penting untuk mengurangi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan bencana.
Selain infrastruktur, pemerintah juga diharapkan memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak seperti akses air bersih, layanan kesehatan, pendidikan, dan hunian sementara selama masa pemulihan berlangsung.
Andre Rosiade menyebut koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan maksimal sesuai arahan Presiden. Pemerintah berharap upaya percepatan tersebut mampu membantu masyarakat bangkit lebih cepat setelah menghadapi bencana.