Jakarta, 11 Mei 2026 – Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, mengungkap penyebab kecelakaan yang membuatnya gagal meraih podium saat balapan MotoGP terbaru. Padahal, Bagnaia sempat tampil kompetitif dan berada dalam posisi menjanjikan sebelum akhirnya terjatuh di fase penting perlombaan.
Menurut Bagnaia, insiden terjadi ketika dirinya berusaha menjaga kecepatan tinggi untuk mempertahankan posisi di grup depan. Ia mengaku kehilangan grip ban saat memasuki tikungan sehingga motor tidak lagi stabil dan akhirnya tergelincir keluar lintasan.
Pembalap asal Italia itu menyebut kondisi lintasan serta tekanan persaingan ketat membuat margin kesalahan menjadi sangat kecil. Sedikit kehilangan traksi disebut cukup untuk membuat motor kehilangan keseimbangan, terutama saat para rider memaksimalkan performa hingga batas maksimal.
Sebelum insiden terjadi, Bagnaia sebenarnya tampil cukup konsisten sepanjang balapan. Ia sempat bersaing ketat dalam perebutan posisi podium dan menunjukkan kecepatan yang dinilai mampu mengancam para rival utama.
Kecelakaan tersebut tentu menjadi kerugian besar bagi Bagnaia dalam persaingan klasemen musim ini. Kehilangan poin di momen penting membuat tekanan dalam perebutan gelar semakin meningkat seiring ketatnya kompetisi MotoGP 2026.
Tim Ducati disebut langsung melakukan evaluasi terhadap data motor dan kondisi ban setelah balapan selesai. Faktor teknis, temperatur lintasan, hingga strategi penggunaan ban menjadi bagian yang dianalisis untuk mencegah kejadian serupa terulang pada seri berikutnya.
Meski kecewa, Bagnaia menegaskan dirinya tetap optimistis menghadapi sisa musim. Ia percaya performa motor dan kecepatannya masih cukup kompetitif untuk kembali bersaing memperebutkan kemenangan di seri-seri selanjutnya.
Para penggemar MotoGP pun ramai memberikan dukungan kepada Bagnaia di media sosial. Banyak yang menilai sang juara dunia tetap menunjukkan mental kuat meski gagal finis di posisi podium akibat insiden yang terjadi di tengah balapan sengit.