Jakarta, 11 Mei 2026 – Aparat kepolisian melaporkan seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) bernama Nopison tewas setelah terjadi kontak tembak di wilayah Papua Tengah. Insiden tersebut terjadi dalam operasi keamanan yang dilakukan aparat di daerah yang selama ini dikenal rawan gangguan bersenjata.
Menurut informasi dari pihak kepolisian, kontak tembak terjadi saat aparat melakukan patroli dan penindakan terhadap kelompok bersenjata yang diduga berada di kawasan tersebut. Situasi di lapangan disebut berlangsung tegang karena kelompok itu melakukan perlawanan menggunakan senjata api.
Dalam baku tembak yang terjadi, aparat berhasil melumpuhkan salah satu anggota kelompok yang diidentifikasi bernama Nopison. Sementara itu, anggota kelompok lainnya dilaporkan melarikan diri ke area hutan di sekitar lokasi kejadian.
Pihak keamanan menyatakan operasi dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat di Papua Tengah. Aparat juga disebut masih melakukan penyisiran untuk memastikan situasi di wilayah tersebut kembali aman.
Selain mengevakuasi korban, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Proses identifikasi dan pendalaman terhadap jaringan kelompok tersebut masih terus dilakukan oleh aparat keamanan.
Konflik bersenjata di sejumlah wilayah Papua memang masih menjadi tantangan keamanan yang mendapat perhatian pemerintah. Bentrokan antara aparat dan kelompok bersenjata beberapa kali terjadi dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat setempat.
Pengamat keamanan menilai pendekatan keamanan tetap perlu dibarengi langkah dialog, pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat agar situasi di Papua dapat lebih stabil dalam jangka panjang.
Di sisi lain, masyarakat di sekitar lokasi kejadian diimbau tetap tenang dan segera melapor kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan. Keamanan warga disebut menjadi prioritas utama dalam setiap operasi yang dilakukan.
Pemerintah juga terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan di Papua sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi yang lebih kondusif dan sejahtera bagi masyarakat.
Hingga kini, aparat keamanan masih melakukan pengamanan di area sekitar lokasi kontak tembak sambil melanjutkan penyelidikan terkait kelompok bersenjata yang terlibat dalam insiden tersebut.